Minggu, 01 Desember 2013




POLITIK AMERIKA SERIKAT 
eskipun rajin menyumbangkan uangnya untuk kegiatan sosial dan pendidikan, Bill Gates, salah satu pendiri Microsoft, justru bertambah kaya. Menurut data Bloomberg Billioners Index, kekayaan lelaki berusia 57 tahun itu bertambah sebesar sekitar US$ 7 miliar (sekitar Rp 66,5 triliun) hingga akhir 2012.
Ini membuatnya menjadi orang kedua terkaya di dunia di bawah Carlos Slim, konglomerat telekomunikasi asal Meksiko berusia 72 tahun. Bill Gates bisa jadi merupakan orang terkaya dunia yang sebenarnya. Ini karena pengusaha ini telah menyumbangkan uang untuk kegiatan sosial sebanyak US$ 28 miliar (sekitar Rp 266 triliun) sejak lima tahun terakhir.
Meskipun menyumbang banyak uang, kekayaan Gates terus bertambah dari sejumlah investasi yang dilakukannya lewat Cascade Investment. Menurut data yang disampaikan ke lembaga pengawasan pasar modal SEC, dia berinvestasi di sejumlah perusahaan lain dalam bentuk kepemilikan saham.
Misalnya, di perusahaan traktor Deere, perusahaan pengolah sampah Republic Services, perusahaan minuman soda Coca-Cola, dan perusahaan otomotif Auto Nation. Saat ini kepemilikan sahamnya di Microsoft hanya menyumbang sekitar 20 persen dari total kekayaan yang dimilikinya.
Pengusaha asal Silicon Valley yang juga bertambah kekayaannya adalah Warren Buffett, yang merupakan pendiri sekaligus CEO Oracle. Dia berada di posisi kedelapan dengan kekayaan sekitar US$ 40,7 miliar.
Sedangkan pendiri Amazon, perusahaan retail online terbesar dunia, Jeff Bezos, berada di peringkat ke-20 dengan kekayaan US$ 24,1 miliar. Sedangkan pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin, berada di peringkat ke-25 dan 28 dengan kekayaan US$ 21,8 miliar dan 21,6 miliar.
Daftar 15 orang terkaya dunia:
1. Carlos Slim Helu (Meksiko) US$ 76,4 miliar
2. Bill Gates (USA) US$ 63,4 miliar
3. Amancio Ortega (Spanyol) US$ 59,3 miliar
4. Warren Buffett (USA) US$ 49,8 miliar
5. Ingvar Kamprad (Swedia) US$ 43,4 miliar
6. Charles Koch (USA) US$ 41,7 miliar
7. David Koch (USA) US$ 41,7 miliar
8. Larry Ellison (USA) US$ 40,7 miliar
9. Bernard Arnault (Perancis) US$ 29,8 miliar
10. L Ka-Shing (Hongkong) US$ 29 miliar
11 Christy Walton (USA) US$ 28,8 miliar
12 Alwaleed bin Talal Al Saud (Saudi Arabia) US$ 28,2 miliar
13 Liliane Bettencourt (Perancis) US$ 27,4 miliar
14. Jim Walton (USA) US$ 27,3 miliar
15. Rob Walton (USA) US$ 26,7 miliar



David Oliver Relin, salah satu penulis buku terlaris Three Cups of Tea, mengakhiri hidupnya secara tragis. Menurut pihak berwenang, pria 49 tahun ini melakukan bunuh diri di Portland, pada 14 November 2012.
Dia mengatakan Relin meninggal karena cedera kepala benda tumpul, namun menolak untuk memberikan rincian lainnya.
Relin bersama dengan Greg Mortenson menulis Three Cups of Tea, yang menceritakan bagaimana Mortenson mulai membangun sekolah di Pakistan dan Afghanistan. Belakangan diketahui, buku yang semula dibanderol sebagai kisah nyata ini berisi banyak rekayasa.
Pada bulan April, pengadilan di AS menolak gugatan oleh empat orang yang membeli buku itu. Kedua penulis, penerbit, dan lembaga amal tempat keduanya bernaung dituding bersekongkol untuk membuat Mortenson menjadi pahlawan palsu demi mengumpulkan uang.
Mortenson telah membantah melakukan kesalahan, meskipun ia mengakui beberapa peristiwa di Three Cups of Tea dikompresi selama periode waktu yang berbeda. The New York Times melaporkan bahwa Relin tidak berbicara secara terbuka tentang pengubahan yang dilakukannya.
Buku ini menggambarkan bagaimana Mortenson tersesat setelah ekspedisi yang gagal di sebuah gunung dan dirawat di sebuah desa di Pakistan. Berdasarkan kebaikan penduduk desa dan kemiskinan yang disaksikannya, ia memutuskan untuk membangun sebuah sekolah untuk mereka.
Buku ini terjual sekitar 4 juta kopi sejak diterbitkan pada tahun 2006.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar